Gejala, Penyebab, dan Langkah Penanganan Osteoarthritis


GEJALA, PENYEBAB, DAN LANGKAH PENANGANAN OSTEOARTHRITIS

Osteoarthritis merupakan salah satu tipe arthritis yang paling umum terjadi. Kondisi ini menyebabkan sendi-sendi terasa sakit dan kaku. Pembengkakan juga bisa terjadi pada sendi-sendi tersebut. Sendi yang paling sering mengalami kerusakan pada keadaan ini ialah tangan, lutut, pinggul, dan tulang punggung. Tetapi tak menutup kemungkinan bahwa sendi-sendi yang lain juga dapat terserang.

    1. Gejala-gejala Osteoarthritis

Gejala osteoarthritis umumnya berkembang secara perlahan-lahan dan terus parah seiring waktu. Tingkat keparahan gejala penyakit ini dapat berbeda-beda pada tiap penderita dan lokasi sendi yang diserang. Rasa sakit dan kaku pada sendi merupakan gejala mutlak osteoarthritis. Gejala ini bahkan dapat membuat penderita kesulitan untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Rasa sakit serta nyeri pada sendi biasanya akan timbul ketika sendi digerakkan dan sensasi kaku akan terasa seusai sendi tak digerakkan dalam beberapa waktu, seperti ketika bangun pagi. Beberapa gejala lain yang mungkin menyertai adalah:

  • Kelenturan sendi yang menurun.
  • Sendi yang mudah nyeri.
  • Lemas otot dan massa otot yg berkurang.

Gejala-gejala tersebut biasanya datang dan pergi ataupun terjadi secara terus-menerus. Kekambuhan ini mungkin karena dipengaruhi oleh tipe aktivitas yang Kalian jalani serta cuaca yang terjadi. Periksakanlah diri Kalian ke dokter apabila gejala-gejala osteoarthritis yang Kalian alami tak kunjung reda selama kurun waktu beberapa pekan.. Pemeriksaan ini memungkinkan dokter untuk mengetahui apa sebenarnya penyebabnya apabila belum terdiagnosis ataupun tingkat keparahannya apabila telah terdiagnosis.

    2. Penyebab dan Faktor Risiko Osteoarthritis

Osteoarthritis menyebabkan tulang rawan mengalami kerusakan dengan cara perlahan-lahan. Tulang rawan merupakan jaringan ikat padat yang kenyal dan elastis. Jaringan ini menyelubungi ujung tulang pada persendian untuk melindunginya dari gesekan.

Penyebab kerusakan tulang rawan tersebut belum diketahui secara pasti. Tetapi ada beberapa hal yang diduga dapat memicu keadaan itu, yaitu:

  • Usia. Risiko osteoarthritis akan meningkat seiring bertambahnya usia seseorang, terutama bagi mereka yang berumur diatas 45 tahun.
  • Jenis kelamin. Wanita lebih rentan mengalami osteoarthritis dibandingkan pria.
  • Cedera pada sendi. Sendi yang mengalami cedera ataupun sempat menjalani operasi mempunyai kemungkinan osteoarthritis yang lebih tinggi.
  • Obesitas. Berat badan yang berlebihan meningkatkan beban pada sendi sehingga risiko osteoarthritis menjadi lebih tinggi.
  • Faktor keturunan. Risiko osteoarthritis diduga dapat diturunkan melalui genetika.
  • Mengidap keadaan arthritis lain, seperti contoj penyakit asam urat ataupun rheumatoid arthritis.

    3. Diagnosis Osteoarthritis 

Tahap awal diagnosis osteoarthritis umumnya meliputi pemeriksaan fisik pada sendi yang terserang. Dokter akan mengecek apakah ada pembengkakan dan batas gerakan sendi tersebut. Gejala-gejala dan riwayat keadaan kesehatan Kalian juga akan ditanyakan oleh dokter. X-ray, MRI scan, dan tes darah kemudian mungkin dianjurkan sebagai pemeriksaan yang lebih mendetail. Selain itu, langkah-langkah pemeriksaan ini bermanfaat untuk:

  • Memeriksa kemungkinan adanya penyakit lain.
  • Memeriksa tingkat keparahan osteoarthritis yang dialami pasien.

    4. Langkah Penanganan Osteoarthritis

Osteoarthritis tergolong keadaan yang tak dapat disembuhkan. Penanganan yang dilakukan berfungsi untuk mengurangi gejala supaya pasien masih mampu beraktivitas dan menjalani kehidupan dengan cara normal. Gejala dari keadaan ini terkadang dapat berkurang dengan cara perlahan-lahan seiring waktu. Gejala ini dapat ditangani dengan langkah sederhana seperti berikut :

  • Menurunkan berat badan bagi pasien yang mengalami obesitas.
  • Rutin dalam berolahraga.
  • Menjalani terapi fisik dan/atau terapi okupasi.
  • Menggunakan alat khusus untuk mengurangi rasa sakit ketika pasien berdiri ataupun berjalan.
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu, contohnya obat pereda rasa sakit ataupun obat anti inflamasi non-steroid.

Jika langkah-langkah tersebut memang tidak berhasil dan sendi rusak, dokter mungkin akan menyarankan operasi. Prosedur ini dilakukan untuk memperbaiki, memperkuat, ataupun mengganti sendi supaya pasien dapat lebih mudah bergerak.

Jika kalian mengalami gejala Osteroarthritis, sebaiknya segeralah ke Rumah Sakit Terdekat.

Tidak ada komentar untuk "Gejala, Penyebab, dan Langkah Penanganan Osteoarthritis"